Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Syafii Maarif, Pemikir yang Sangat Dekat dengan Al-Quran



Jika tanpa al-Quran, sungguh beban menjadi ummat ini tak tertangguhkan, itulah yang pernah diungkapkan buya syafii maarif dalam salah satu bukunya. Pernyataan tersebut menunjukkan betapa buya memiliki kedekatan yang mendalam dengan al-Quran. Dalam banyak esainya, dirinya selalu menyelipkan ayat-ayat al-Quran. Dan seperti memiliki kekhasan, pendekatan buya dalam memaknai isi al-Quran sangat kontekstual. Bahkan, dirinya pernah menyinggung betapa para ulama’ tafsir sering lupa untuk mengontekstualisasi ayat-ayat al-Quran agar menghadirkan makna yang lebih hidup.

Saya menyukai buku-buku buya. Bagi saya buku yang bagus, adalah buku yang bisa dibaca dengan tuntas. Alhamdulillah selama berhadapan dengan teks yang ada nama syafii maaraif saya selalu membacanya dengan tuntas. Memang kualitas suatu karya bisa terlihat dari peta pemahaman yang sungguh nyata di wajah-wajah tulisannya. Saya selalu mendambakan tulisan seperti cara buya, sederhana, menghujam, dan kritis! Ini tipe tulisan yang sangat sulit dilakukan kecuali bagi mereka yang telah terbiasa berhadapan dengan teks.

Memang benar, selain bahasanya yang menghujam, buya memiliki kejujuran akademik yang mendalam. Itulah barangkali yang mendorong kualitas kritikannya yang mendalam dan tak pandang bulu. Dia adalah seorang cendikiawan yang merdeka. Tak pandang siapapun saat menyampaikan suatu pandangan. Argumentasi buya selalu berdasar nilai. Inilah yang sangat saya sukai dari tulisan-tulisannya.

Dari puluhan artikel Buya yang pernah saya baca, hampir tidak ada satupun artikel yang tidak mengutip ayat-ayat al-Quran. Dari kenyataan tersebut, dan berdasar pada pernyataannya langsung, kita bisa menyimpulkan bahwa buya syafii maarif adalah seorang intelektual yang sangat dekat dengan al-Quran. Barangkali hal itulah yang mendasari kehidupannya dan menjadi prinsip hidup yang mengakar dalam tingkah lakunya setiap waktu.

Kini sosok itu telah pergi untuk selamanya, mengabadikan pemikiran-pemikiran briliannya dalam buku dan artikel-artikel yang bertebaran. Semoga buaya diampun Allah, mendapat syafaat al-Quran sebagaimana janji Rasulullah.  


Sumber gambar: cnnindonesia.com 

Post a Comment for " Syafii Maarif, Pemikir yang Sangat Dekat dengan Al-Quran"