Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

7 Tips Berkendara Jarak Jauh (Pengalaman Trip Panjang Lombok-Sidoarjo)


Dalam beberapa hal berkendara menjadi hal yang mengasyikkan apalagi jika berkendara dengan tujuan untuk jalan-jalan. Mobililtas manusia modern telah menjadikan berkendara sebagai gaya hidup yang telah melekat. Belakangan berkendara dengan jarak tempuh yang jauh semakin sering dilakukan oleh orang-orang karena menginginkan nuansa yang berbeda dalam aktifitas perjalanan mereka.

Beberapa waktu yang lalu penulis melakukan perjalanan yang cukup jauh dengan mengedarai mobil yakni dari Lombok Timur menuju Sidoarjo Jawa Timur. Perjalanan tersebut merupakan perjalan dengan jarak 578 KM. Rute yang kami lewati dengan menaiki kapal jarak jauh Lembar-Ketapang, Banyuwangi. Perjalanan dari Lombok ke Banyuwangi menghabiskan waktu 14 jam. Sedangkan dari Banyuwangi ke Sidoarjo menghabiskan waktu 7 jam. Waktu yang pannjang tersebut tentunya membutuhkan cara khusus untuk bisa tetap konsentrasi dan menikmati perjalanan.

Dalam tulisan ini, penulis akan berbagi tips berkendara jarak jauh agar tetap konsentrasi dalam menyetir. Pertama, pelajari medan yang akan dilewati. Dengan mengetahui medan yang akan dilewati termasuk estimasi waktu yang dihabiskan, maka kita akan lebih tenang mengendarai mobil dan tidak tertekan dengan jarak yang mungkin terasa cukup jauh.

Kedua, hindari melakukan perjalanan jarak jauh dengan kendaraan pribadi tanpa berkawan. Memiliki kawan selama perjalanan tentu akan memberikan warna karena bisa melakukan obrolan ringan sehingga tidak tertekan waktu perjalanan yang cukup lama dan melelahkan. Bersama istri dan anak akan menambah suasana bahagia dan tenang.

Ketiga, bawakalah perbekalan yang cukup. Tidak hanya menghemat biaya traveling, membawa bekal sendiri akan memberikan suasana nyaman tersendiri bagi seseorang ketika melakukan perjalanan jauh. Misalnya dengan membawa makanan kesukaan yang dibuat dirumah akan menambah suasana seperti dirumah dan tentunya akan mengurangi kebosanan di jalan.

Keempat, pastikan menggunakan kendaraan yang laik jalan. Minimalisir resiko yang kemungkinan terjadi di jalan. Menggunakan kendaraan yang laik jalan akan mengurangi kekhawatiran yang menimpa kendaraan di tengah jalan.

Kelima, siapkan musik kesukaan yang bisa kalian putar selama dalam perjalanan. Mendengarkan lagu kesukaan akan mengurangi perasaan bosan dan rasa lelah melihat suasana jalan yang mungkin monoton. Sambil mengikuti irama lagu, atau mengikuti lirik yang dilantuntkan penyanyi, menyetir akan mengasyikkan dan membunuh kebosanan.

Keenam, nikmati perjalanan dengan membuat dokumentasi gambar atau video. Dengan menyibukkan diri dengan mendokumentasikan perjalanan, rasa bosan bepergian akan hilang dan tak menjadi soal. Langkah ini juga akan menjadi kegiatan bepergian yang produktif, misalnya dengan menjadikan dokumentasi tersebut sebagai konten untuk diupload di media sosial. Cara ini juga berpotensi mendapatkan penghasilan.

Ketujuh, jangan pernah membuat target waktu untuk sampai, jika memang perjalanannya tidak menuntut ketentuan waktu. Artinya dengan membiarkan perjalanan mengalir apa adanya, membuat menyetir di dalam mobil akan lebih rileks. Jika lelah silahkan istirahat. Setelah energi terkumpul, lanjutkan kembali perjalanan. Jika lelah tiba lagi, maka istirahalah lagi. Sikap ini juga akan memberikan dampak optimisme dalam proses perjalanan.

Demikianlah 7 tips sederhana berkendara jarak jauh dengan kendaraan pribadi. Semoga bermanfaat. 

Tonton video perjalanan trip panjang Lombok-Sidoarjo pada tautan berikut: Naik Mobil dari Lombok ke Jawa Timur via Kapal Lembar-Banyuwangi  

Post a Comment for "7 Tips Berkendara Jarak Jauh (Pengalaman Trip Panjang Lombok-Sidoarjo)"