Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Sahabat Rinjani, Area Camping di batas Hutan Rinjani

 

Memasuki hutang lindung Lemor, desa Suela, aroma alam merebah seiring pepohonan yang penuh memeluk pinggiran sepanjang jalan. Ada binatang hutan yang sesekali terlihat, seolah menyapa meminta sesuatu. Lebih banyak yang tidak mempedulikannya, meski terkadang beruntung mendapatkan pisang. Beberapa menit berlalu kami sampai di kawasan wisata Pusuk Sembalun. Bentang alam yang indah kembali mempersembahkan diri dan memanjakan penglihatan kami.

Saya, istri dan anak, beserta beberapa teman mengunjungi salah satu tempat Camping di Sembalun, Tepatnya di kawasan pintu gerbang pendakian Bawak Nao. Sahabat Rinjani adalah nama penyedia layanan Camping Ground yang kami tuju.

Kedatangan kami disambut ramah oleh para pengelola. Dayat, nama salah satunya, bersedia menjemput kami untuk menjadi penunjuk jalan karena lokasi camping yang cukup dalam. Meskipun begitu, lokasi ini bisa dijangkau oleh kendaraan roda empat.

Di area camping, kami sampai saat waktu Magrib. Seperti yang sudah diperkirakan, hawa dingin segera memeluk tubuh-tubuh kami. Aku segera mengambil jaketku, anak saya, juga tidak lupa saya jaketkan.

Saya memang sangat menyukai alam bebas. Mendaki gunung adalah rutinitas saya sejak lama. Namun, baru kali ini saya mengajak anak dan istri untuk ikut menikmati hobi saya. Istri nampak antusias mengikuti karena memang pernah bergelut di dunia pecinta alam. Juga anak saya terlihat sangat bersemangat.

Mengajak anak untuk berbaur dengan alam bagi saya adalah satu hal yang sangat penting disamping beberapa hal lain yang perlu dikembangkan. Dalam berbagai teori kita mengenal tiga aspek yang sangat penting untuk dikembangkan dalam diri anak, yakni: kognitif, afektif, dan psikomotorik. Adapun camping merupakan salah satu kegiatan yang bisa untuk mengasah psikomotorik anak.

Awalnya, saya cukup kebingungan memilih tempat camping yang ramah keluarga. Beberapa Camping Ground Area memang menawarkan paket keluarga, tetapi pertimbangan posisi dan kegiatan yang bisa dieksplorasi membuat saya menolak beberapa penyedia layanan Camping Ground.

Beruntung saya mendapatkan referensi di media sosial. Sahabat Rinjani namanya. Salah satu Basecamp yang menyediakan area camping ground yang ramah keluarga. Posisi area ini adalah di jalur pendakian gunung Rinjani via Bawak Nao Sembalun. Bisa dikatakan, lokasi camp ini adalah area camping terakhir sebelum memasuki hutan Rinjani.

Posisi yang sangat dekat dengan gunung Rinjani membuat tempat ini sangat kaya view yang cantik. Di desebelah selatan, teradapat puncak gunung Rinjani yang tegap dan tinggi, di sebelah barat terbentang hutan hijau yang mendamaikan, sementara di timur berjejer bukit-bukit yang nampak tunduk menunjuk hormat pada sang Puncak Rinjani.

Fasilitas di Camping Ground Area Sahabat Rinjani

Sahabat Rinjani Camping Area menyediakan layanan paket camping lengkap. Dengan hanya berbiaya 150.000 untuk dua orang, sudah mendapatkan fasilitas tenda, matras, sleeping bag, sarapan dan kopi. Tidak lupa juga kamar mandi dengan air yang selalu mengalir. Ada juga penginapan untuk yang tidak mau bertenda. 

Momen paling indah di tempat ini adalah saat pagi hari. Aktivitas pagi bisa diisi mulai dari jogging ke ladang penduduk melewati jalan setapak, menikmati kopi dengan api unggun, atau berswafoto dengan sahabat dan keluarga. Wajah Rinjani yang benar-benar tumpah di hadapan mengusik hati untuk terus mengabadikan gambar. Sementara bentang cahaya mentari yang kekuningan menambah indah cakrawala langit pagi-pagi.

Ada sisa-sisa memori yang terukir indah saat meninggalkan tempat ini. Ada selaksa memori yang perlahan mengabadi. Dan di ujung sayap langit Rinjani, hati berbisik untuk kembali lagi. Rinjani memang selalu memanggil mereka yang pernah singgah, untuk suatu saat nanti menuntaskan kembali rindu yang menjelma indah.

 

2 comments for "Sahabat Rinjani, Area Camping di batas Hutan Rinjani"

  1. Keren sih,
    Pernah kesana dan memang saya sangat menikmati pemandangan nya, ditambah dengan pelayanan yang ramah dan bersahabat. Intinya kurang lengkap ke rinjani kalau tidak kesini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. benarr, saya sudah berencana akan kembali lagi next time..

      Delete