Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

5 Gili di Lombok Untuk Snorkling, Eksotis dan Masih Jarang Dikunjungi


Berbicara Gili, pasti referensi beberapa wisatawan yang pernah ke Lombok akan menyebutkan nama Gili Terawangan. Ini karena popilaritas Gili Terawangan sangat tinggi dibandingkan dengan gili-gili yang lain. Padahal keindahan yang ditawarkan gili-gili yang lain tidak kalah mempesona. Dalam tulisan ini akan dibahas 5 gili di Lombok yang masih eksotis dan jarang dikunjungi.

Gili Nanggu

Gili ini terletak di wilayah Sekotong kabupaten Lombok Barat. Wisata pantai ini menawarkan pemandangan yang indah dengan air laut yang bening mendamaikan. Keunggulan utama yang dimiliki oleh gili yang satu ini adalah, kita bisa menikmati ikan-ikan yang bermain di pinggir pantai. Dengan memberikan remahan roti yang dibasahi, ikan-ikan itu akan siap diajak untuk berselfi oleh para wisatawan.



Selain menikmati pantai dengan kegiatan snorklingnya, di gili ini juga terdapat penginapan yang langsung menghadap ke lautan. Tarif menginap di tempat ini sekitar 500rb per malam. Berkunjung ke pantai ini akan membayar cash rasa lelah berkendara karena posisinya yang cukup jauh dari pusat kota Mataram. Beberapa kali pengalaman ke tempat ini, meski berjunjung pada hari minggu, suasana di pantai ini masih cukup sepi. Jadi, tidak perlu khawatir akan membeludaknya pengunjung.

Biaya menyebrang ke Gili ini 300 ribu untuk 3 Gili. Ada bonus 1 peminjaman snorkling gratis jika menggunakan jasa penyebrangan yang menyediakan alat snorkling.

Gili Kedis



Gili Kedis terdapat dalam tiga serangkai gili di Sekotong yakni Gili Nanggu, Gili Kedis, dan Gili Sudak. Gili Kedis termasuk gili yang unik. Ukurannya cukup kecil, mungkin sekitar 50 meter persegi. Namun demikian, meski kecil pemandangan di gili ini sangat aduhai. Pasir putihnya yang kemerahan, serta view laut biru yang menentramkan, membuat para pelancong betah untuk menikmati kopi maupun berselfi di tempat ini.

Gili Kondo

Gili Kondo terdapat di kabupaten Lombok Timur. Posisinya sekitar 5 KM dari pelabuhan Kayangan. Mengunjungi tempat ini bisa dengan mencarter perahu di pantai Gili Lampu. Tarif untuk menyeberang ke tempat ini adalah 150rb per gili dengan ketentuan paket 450ribu untuk 3 gili yakni Gili Kondo, Gili Bidara, dan Gili Kapal.



Gili ini termasuk pulau kecil yang cukup subur. Di dalamnya para nelayan banyak yang bercocok-tanam seperti menanam ubi, jagung, dan lainnya. Uniknya di tengah gili ini terdapat pohon Kurma yang sudah cukup besar. Menurut informasi dari penjual barang yang ada di tempat ini, pohon kurma tersebut katanya sudah pernah berbuah.

Kondisi air di gili kondo juga masih sangat biru. Namun untuk mencari karang tidak ada di tempat ini. Beberapa ikan mungkin tampak berenang namun tidak sebanyak dibanding dengan gili Nanggu di Sekotong.



Ada fasilitas kamar mandi di tempat ini. Juga ada gazebo, dan kantin tempat belanja para wisatawan. Namun demikian kantin ini menurut pengalaman penulis hanya buka saat akhir pekan. Jadi jika berkunjung pada hari non-weekend, maka dipastikan kantinnya tutup.

Gili Petagan

Gili Petagan berdekatan dengan Gili Kondo. Keunikan gili Petagan adalah posisinya yang berada di tengah pohon bakau. Ada jalur kayu yang dibuat pengelola untuk menjelajah di antara pohon-pohon bakau yang menyatu dengan daratan gili yang tidak terlalu besar. Eksplorasi di tempat ini akan memberikan pengalaman pengayaan ilmu biologi dengan banyaknya biota laut di sekitar lokasi.

Di lokasi inilah snorkling terbaik bisa dilakukan untuk jelajah gili di kabupaten Lombok Timur. Di tempat ini, karang lautnya sangat indah dan kaya, meski masih minim ikan-ikan yang bermain di sekelilingnya. Namun demikian, karang-karang yang cantik dengan beraneka ragama warna sudah cukup untuk menikmati berlama-lama berendam di seputar gili ini.



Ohya untuk memasuki arena ini, dibutuhkan saat air masih belum surut, agar kapal yang masuk tidak dihambat oleh rumput-rumput laut yang banyak tumbuh di sekitar lautan dangkal di gili ini. Untuk view tentunya ada lautan yang biru nan mekjubkan, juga ada bentang Rinjani di sebelah utara yang nampak perkasa jika tak diselimuti awan.

Gili Kapal



Dari sekian gili yang pernah penulis kunjungi, Gili Kapal ini barangkali adalah gili paling unik yang pernah penulis temui. Gili kapal hanyalah seonggok pasir putih yang membentuk gundukan di perairan Lombok Timur. Posisi gili ini dekat dengan gili Petagan. Gili ini hanya akan kelihatan saat air laut surut. Gili kapal akan sangat menakjubkan jika situasi langit mendukung. Berfoto di tempat ini akan memperlihatkan objek seolah berada di tengah lautan seorang diri dengan hamparan pasir putih yang melingkar beberapa meter.

 

Post a Comment for "5 Gili di Lombok Untuk Snorkling, Eksotis dan Masih Jarang Dikunjungi"